Di dalam tulisan ini, dibalik medali ingin berbagi / sharing pengalaman. Bagaimana memulai langkah yang tepat, supaya terbebas dari kondisi yang sulit dan berhasil meraih kemenangan.
Faktanya: Banyak orang yang merasakan dampak negatif akibat pandemi covid 19. Mulai dari:
- Kehilangan pekerjaan
- Terlilit hutang
- Pertengkaran dalam rumah tangga
- Persoalan hidup yang datang silih berganti
- Dan lain-lain
Apabila saat ini sobat ingin segera terbebas dari masalah yang datang silih berganti… Tim penulis dibalik medali sangat menyarankan Anda membaca tulisan ini sampai selesai. Mari kita mulai.
Akar Sebuah Permasalahan
Banyak orang yang berpendapat, bahwa akar sebuah permasalahan berasal dari tiga hal ini:
- Uang
- Orang lain
- Diri sendiri
Namun sadarkah kita kalau pemicu lahirnya sebuah masalah, hanyalah karena…
“KOMUNIKASI”
jadi, Komunikasi antar manusia yang tidak tersampaikan dengan baik…
Merupakan pemicu sebuah permasalahan, dan biasanya berakhir dengan pertengkaran tiada henti.
Mungkin awalnya kita berpikir kalau uang merupakan sumber atau akar dari sebuah masalah.
Namun yang sebenarnya uang hanyalah sebuah sarana yang digunakan oleh manusia.
Contoh dalam kehidupan sehari-hari:
Sepasang suami istri memiliki uang yang rencananya akan dibelanjakan untuk keperluan bulanan. Namun karena ada satu dan lain hal, sang suami menggunakan uang tersebut tanpa memberitahu ke istri.
Tentu saja hasil akhirnya sudah tahu bukan seperti apa?
Dari contoh diatas kita tahu jika komunikasi yang tidak dijalankan dengan baik, akan berakhir dengan sebuah permasalahan.
Begitu juga sebaliknya.
Jika komunikasi terjalin dengan baik, kita bisa meminimalisir suatu masalah atau bahkan menyelesaikan masalah tersebut.
Memulai komunikasi yang baik dan tersampaikan
Seringkali kita sudah berusaha menyampaikan apa yang menjadi keinginan atau harapan kita..
namun yang terjadi adalah:
- Kata-kata kita tidak didengarkan
- Ditolak mentah-mentah
- Terjadi perdebatan yang tidak pernah habis
Di chapter ini kita akan belajar bagaimana memulai sebuah percakapan.
Supaya maksud dan tujuan yang diharapkan bisa tersampaikan dengan baik.
1# Cari Momen Yang Tepat
Rekomendasi momen yang tepat jika kamu ingin memulai pembicaraan…
Yaitu disaat sedang bersantai dan tidak dalam keadaan yang penat.
Bisa di sore hari sepulang kerja, atau di malam hari seusai makan malam.
2# Mulai Dengan Pembicaraan Dari Hati Ke Hati
Sebelum memulai percakapan yang berat, alangkah baiknya jika dimulai dengan pembicaraan yang ringan dari hati ke hati.
Sehingga kita bisa tahu, apakah lawan bicara kita sedang di dalam kondisi yang bisa berpikir jernih atau tidak.
Karena ketika seseorang sedang dalam kondisi perasaan yang kurang stabil, cenderung mengedepankan emosi daripada logika.
Jadi pastikan langkah pertama dan langkah kedua sudah memenuhi syarat. Barulah kita memulai pembicaraan yang lebih berat
3# Jelaskan Manfaat Dan Kerugiannya
Banyak orang yang terjatuh pada langkah ketiga.
Penyebabnya sangat sederhana.
Kurangnya penjelasan yang detail dan sering menggunakan jurus “pikir aja sendiri”.
Jadi pada langkah ketiga, kita harus menjelaskan resiko dengan detail, beserta dengan manfaat yang didapatkan.
4# Ajak Lawan Bicara Memberikan Pendapat
Sesudah kita memaparkan resiko dan manfaat, ajak lawan bicara untuk memberikan pendapat dari sudut pandang mereka.
Tujuan utamanya bukanlah perdebatan.
Melainkan agar kita bisa mendapatkan sebuah sudut pandang dari sisi yang berbeda.
Jika sudah, catat bila perlu hal-hal positif yang bisa meminimalisir resiko terhadap keputusan yang nantinya akan diambil.
Tips:
Apabila lawan bicara memilih menjawab dengan kata-kata “aku ngikut saja” / “kamu atur aja mana yang terbaik”
berikanlah lawan bicara pengertian.
Kalau kita membutuhkan referensi pendapat agar tidak mengambil keputusan yang beresiko tinggi.
5# Fokus Terhadap Solusi, Bukan Masalah
Biasanya pada tahap keempat, kita akan berfokus pada masalah.
Bahkan kita bisa melihat masalah-masalah lain yang bermunculan.
Pada tahap ini penting untuk kita memfokuskan pikiran dengan mencari jalan keluar atau solusi.
bukan menitikberatkan pandangan pada masalah yang terjadi, akan tetapi berpikirlah dan coba tanyakan.
kira-kira langkah apa yang harus dilakukan supaya masalah yang ada bisa diselesaikan.
(sebuah masalah = diselesaikan bukan dipecahkan)
6# Ambil Sebuah Keputusan Dan Sepakat Dengan Konsekuensinya.
Langkah terakhir adalah menentukan dan mengambil tindakan terhadap solusi yang sudah dibicarakan satu dengan yang lain.
Namun sebelum mengambil tindakan, harus sama-sama sepakat terhadap konsekuensinya.
NB:
6 langkah di atas memang bukanlah hal yang mudah untuk dilakukan.
tapi perlu kita sadari juga, bahwa solusi sebenarnya tidak pernah jauh ada di depan mata kita.
namun seringkali kita tidak menyadarinya. Apabila sobat masih mengalami kesulitan…
dibalikmedali menyediakan layanan mentorship.
Dimana para mentor akan membantu dan memberikan saran terbaik Layanan ini tidak dipungut biaya apapun (GRATIS)
caranya?
KLIK TOMBOL YANG ADA DI KANAN BAWAH.
Mentor dibalik medali dengan senang hati akan membantu sobat.